Bagaimana Sistem PLTS Off-Grid Bekerja

Sumber: Canva

Apakah Anda sering merasakan keresahan saat listrik mati dan tak ada yang bisa dilakukan? Atau mungkin, Anda hidup di tempat terpencil dan sulit mendapatkan pasokan listrik yang stabil? Kini, ada solusi untuk permasalahan tersebut yaitu dengan menggunakan sistem off-grid.

Bagaimana Sistem Off-Grid Bekerja

PLTS off-grid menggunakan panel surya yang terdiri dari sel fotovoltaik untuk mengubah energi matahari menjadi energi listrik yang dapat digunakan. Energi listrik yang dihasilkan akan disimpan dalam baterai, yang kemudian dapat digunakan.

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai bagaimana sistem PLTS off-grid bekerja:

1. Penyerapan Energi Matahari

Panel surya pada PLTS off-grid menyerap energi matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik. Proses ini terjadi melalui sel fotovoltaik yang terdapat pada panel surya.

2. Pengolahan Energi Listrik

Energi listrik yang dihasilkan oleh panel surya akan diproses oleh inverter untuk menghasilkan arus listrik yang dapat digunakan. Inverter juga berfungsi untuk mengatur tegangan dan frekuensi arus listrik yang dihasilkan.

3. Penyimpanan Energi Listrik

Energi listrik yang dihasilkan akan disimpan dalam baterai. Baterai yang digunakan pada PLTS off-grid biasanya berjenis deep cycle battery, yaitu jenis baterai yang dirancang untuk menampung daya yang lebih besar dan digunakan secara terus-menerus dalam waktu yang lama.

4. Penggunaan Energi Listrik

Energi listrik yang tersimpan dalam baterai dapat digunakan untuk kebutuhan listrik rumah tangga, seperti lampu, kipas angin, dan peralatan elektronik lainnya. Saat energi di dalam baterai mulai menipis, sistem PLTS off-grid akan kembali menyerap energi matahari untuk menghasilkan energi listrik yang baru.

Teknologi dan Komponen yang Digunakan pada Sistem Off-Grid

Sistem off-grid terdiri dari beberapa komponen dan teknologi, di antaranya:

1. Panel Surya

Komponen utama pada sistem PLTS off-grid adalah panel surya. Panel surya ini terdiri dari sel fotovoltaik yang dapat menyerap energi matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik.

2. Inverter

Inverter berfungsi untuk mengubah energi listrik yang dihasilkan oleh panel surya menjadi arus listrik yang dapat digunakan oleh peralatan elektronik rumah tangga. 

3. Baterai

Baterai digunakan untuk menyimpan energi listrik yang dihasilkan oleh panel surya dan digunakan ketika energi listrik dari panel surya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik. 

4. Kontroler Charge

Alat yang digunakan untuk mengatur pengisian daya baterai disebut Kontroler Charge. Kontroler Charge akan memastikan bahwa baterai diisi dengan energi listrik yang cukup dan mencegah overcharging yang dapat merusak baterai.

5. DC Load

DC Load sangat efisien digunakan pada PLTS off-grid karena tidak memerlukan konversi energi yang dapat menyebabkan kerugian energi.

Penutup

Sistem off-grid dapat menjadi solusi alternatif untuk memenuhi kebutuhan listrik di daerah-daerah yang tidak mendapatkan jaringan listrik PLN atau ingin memiliki sumber energi mandiri. Gunakan jasa Atonergi untuk instalasi sistem PLTS off-grid Anda.

By: Yee Atonergi

PT. Reja Aton Energi (Atonergi)

WhatsApp 1: 0812-3460-5879
WhatsApp 2: 0821-4350-7979

Instagram: @atonergi
Project: @atonergi_project
Facebook: Atonergi
Youtube: Atonergi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha 99 − = 95