Pilih Baterai PLTS 200Ah yang Tepat

sumber: dokumen Atonergi

Sistem PLTS telah menjadi pilihan utama bagi banyak orang untuk menghadapi tantangan lingkungan dan menurunkan biaya tagihan listrik mereka. Namun, memilih baterai PLTS yang tepat adalah hal penting untuk menjamin efisiensi dan keberlanjutan sistem Anda. Dalam artikel ini, akan membahas baterai PLTS 200Ah.

Mengenal Baterai PLTS 200Ah

Adalah jenis baterai yang dirancang khusus untuk menyimpan energi yang dihasilkan oleh panel surya. Angka “200Ah” mengacu pada kapasitas baterai, yaitu berapa banyak energi yang dapat disimpan oleh baterai tersebut. Semakin tinggi kapasitas baterai, semakin banyak energi yang dapat disimpan.

Membedakan Antara Jenis Baterai PLTS

Penting untuk memahami beberapa jenis baterai PLTS yang tersedia di pasaran. Berikut adalah beberapa jenis baterai PLTS yang umum:

a. Baterai Asam Timbal (Lead-Acid Battery): Jenis baterai ini adalah yang paling umum dan terjangkau. Namun, mereka memiliki siklus hidup yang lebih pendek dan memerlukan perawatan yang cermat.

b. Baterai Lithium-Ion: Baterai ini menjadi populer karena berbagai keunggulan, termasuk umur panjang, bobot yang lebih ringan, dan tidak memerlukan perawatan khusus.

c. Baterai AGM (Absorbent Glass Mat): Baterai ini menggunakan teknologi serat kaca untuk menyerap elektrolit, membuatnya lebih aman dan tahan bocor.

d. Baterai GEL: Baterai ini menggunakan elektrolit dalam bentuk gel, yang membuatnya lebih tahan terhadap guncangan fisik dan kondisi lingkungan yang keras.

Faktor-Faktor yang Perlu Dipertimbangkan dalam Memilih Baterai PLTS 200Ah yang Tepat

Dalam memilih baterai yang tepat, ada beberapa faktor penting yang harus Anda pertimbangkan. Berikut adalah daftar komprehensif dari faktor-faktor tersebut:

1. Kapasitas Baterai: Pilih kapasitas baterai yang sesuai dengan kebutuhan energi harian Anda. Pastikan baterai memiliki cadangan daya yang mencukupi untuk keperluan darurat.

2. Siklus Hidup: Periksa berapa banyak siklus pengisian dan pengosongan baterai dapat bertahan. Semakin tinggi siklus hidup, semakin lama baterai akan bertahan.

3. Efisiensi Konversi: Tinjau efisiensi konversi baterai, yaitu seberapa efisien baterai mengubah energi yang diterima menjadi energi yang tersimpan.

Baca juga artikel kami tentang Panduan Praktis Pemasangan PLTS di Rumah: Menghemat Energi dengan Solusi Terbarukan

4. Lama Pengisian Baterai: Perhatikan berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengisi baterai sepenuhnya setelah kosong.

5. Lokasi dan Lingkungan: Pertimbangkan lingkungan di mana baterai akan ditempatkan, termasuk suhu, kelembaban, dan kondisi fisik lainnya.

6. Kualitas dan Merek: Pilih baterai PLTS dari merek yang terpercaya dan memiliki reputasi baik dalam hal kualitas dan kinerja.

7. Garansi: Pastikan baterai dilengkapi dengan garansi yang memadai untuk melindungi investasi Anda.

8. Keamanan: Selalu utamakan faktor keamanan, terutama jika Anda memiliki anak-anak atau hewan peliharaan di rumah.

9. Kompatibilitas: Pastikan baterai kompatibel dengan sistem PLTS dan perangkat lain yang Anda miliki.

10. Harga: Sesuaikan pilihan Anda dengan anggaran yang tersedia, namun jangan mengorbankan kualitas dan kinerja hanya demi harga yang lebih murah.

Penutup

Memilih baterai PLTS 200Ah yang tepat adalah keputusan penting yang akan mempengaruhi kinerja dan keberlanjutan sistem PLTS Anda. Ingatlah untuk berkonsultasi kepada Atonergi mengenai perencanaan sistem surya Anda!

By: Yee Atonergi

PT. Reja Aton Energi (Atonergi)

Minato: 0812-3460-5879
Denis: 0813-5735-0979
Karina: 0811-328-7979

Instagram: @‌atonergi
Project: @‌atonergi_project
Facebook: Atonergi
Youtube: Atonergi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha 78 − 75 =