Perbandingan PJU Tenaga Surya vs Konvensional

Perbandingan PJU Tenaga Surya vs Konvensional

Perbandingan PJU Tenaga Surya vs Konvensional
sumber: pixabay

Penerangan jalan umum (PJU) adalah hal yang sangat penting untuk memberikan kenyamanan dan keamanan pada pengguna jalan. Saat ini, ada dua jenis PJU yang paling populer yaitu PJU Tenaga Surya dan PJU Konvensional. 

Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga Anda harus mempertimbangkan dengan matang sebelum memilih salah satu. Dalam artikel ini, kami akan membahas perbandingan PJU Tenaga Surya vs Konvensional, sehingga Anda bisa menemukan solusi terbaik untuk kebutuhan penerangan jalan umum Anda.

Perbandingan PJU Tenaga Surya vs Konvensional

1. Sumber Energi

PJU Tenaga Surya

PJU Tenaga Surya menggunakan energi matahari sebagai sumber energi utama. Panel surya menangkap energi matahari dan mengubahnya menjadi listrik yang akan digunakan untuk penerangan jalan.

PJU Konvensional

PJU Konvensional menggunakan sumber energi yang berasal dari PLN (Perusahaan Listrik Negara). Biasanya, PLN akan memasang gardu listrik yang akan menyalurkan listrik ke lampu PJU.

2. Biaya

PJU Tenaga Surya

PJU Tenaga Surya membutuhkan biaya instalasi yang cukup mahal, karena harus memasang panel surya dan baterai sebagai penyimpan energi. Namun, setelah terpasang, biaya operasionalnya sangat rendah karena energinya berasal dari matahari.

PJU Konvensional

PJU Konvensional membutuhkan biaya instalasi yang lebih murah daripada PJU Tenaga Surya. Namun, biaya operasionalnya cenderung lebih tinggi karena menggunakan listrik dari PLN yang harganya tidak terkendali.

3. Pemasangan

PJU Tenaga Surya

Pemasangan PJU Tenaga Surya tidak memerlukan kabel dan tidak tergantung pada jaringan listrik, sehingga proses pemasangannya lebih mudah dan cepat.

PJU Konvensional

Pemasangan PJU Konvensional memerlukan pemasangan kabel dan bergantung pada jaringan listrik, sehingga proses pemasangannya lebih sulit dan memakan waktu lebih lama.

4. Ketersediaan Energi

PJU Tenaga Surya

PJU Tenaga Surya hanya dapat beroperasi pada saat matahari bersinar dan energi matahari dapat diubah menjadi listrik. Jadi, pada malam hari atau saat cuaca mendung, PJU Tenaga Surya tidak dapat beroperasi secara optimal.

PJU Konvensional

PJU Konvensional selalu tersedia energinya selama listrik dari PLN tersedia. Oleh karena itu, PJU Konvensional dapat beroperasi sepanjang waktu tanpa tergantung pada kondisi cuaca.

5. Daya Tahan

PJU Tenaga Surya

PJU Tenaga Surya memiliki daya tahan yang baik karena panel surya dan baterai yang digunakan cenderung memiliki masa pakai yang lama. Namun, jika terjadi kerusakan pada panel surya atau baterai, maka perbaikan atau penggantian akan memerlukan biaya yang cukup besar.

PJU Konvensional

PJU Konvensional cenderung memiliki masa pakai yang lebih pendek karena lampu dan komponen lainnya lebih rentan terhadap kerusakan. Namun, biaya perbaikan atau penggantian biasanya lebih murah daripada PJU Tenaga Surya.

Penutup

Dari perbandingan antara PJU Tenaga Surya dan PJU Konvensional di atas, terdapat kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis PJU. PJU Tenaga Surya lebih ramah lingkungan dan memiliki biaya operasional yang lebih rendah dalam jangka panjang, tetapi biaya instalasi yang lebih mahal dan ketergantungan pada kondisi cuaca menjadi kekurangan. Sementara itu, PJU Konvensional memiliki biaya instalasi yang lebih murah dan dapat beroperasi sepanjang waktu, tetapi lebih berdampak buruk terhadap lingkungan dan memiliki biaya operasional yang lebih tinggi dalam jangka panjang. Jika anda ingin memasang PJU TS, Hubungi Atonergi jasa pasang terpercaya dan terbaik.

PT. Reja Aton Energi (Atonergi)

WhatsApp 1: 0812-3460-5879
WhatsApp 2: 0821-4350-7979
Instagram: @‌atonergi
Project: @‌atonergi_project
Facebook: Atonergi
Youtube: Atonergi

Penulis: Tiger

Penyunting: Alpaca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha 5 + 3 =